SELAMAT DATANG DI BLOG INI SEMOGA MENAMBAH WAWASAN KALIAN

Senin, 17 Maret 2014

Tugas Praktikum Penkom Ke-5

Kamis, 13 Maret 2014 praktikum Penerapan Komputer ke-5 mempelajari program aplikasi pengolah angka. Program yang dipakai adalah Ms. Excel. Di Excel ada operasi matematika diantaranya, +, -, :, * dll.
Berikut tugas praktikumnya........

Senin, 10 Maret 2014

Membuat Label Undangan dengan Mail Merge

Di pertemuan ke-4, kami mempelajari tentang software pengolah kata. Kami belajar mengenai bagaimana cara membuat letters, daftar isi, dan membuat fungsi matematika di Ms. Word.

Dan tugas di minggu ini adalah membuat label undangan dengan menggunakan mail merge.

berikut label undangan yang dibuat dengan mail merge

Senin, 03 Maret 2014

Penerapan Komputer Pertemuan Ketiga

Tanggal 27 Maret 2014 adalah pertemuan ketiga praktikum Penerapan Komputer. Di pertemuan kali ini kami belajar tentang bagaimana cara mengubah file ke .zip maupun .rar Dan kami diberi tugas untuk mengupload file .zip ataupun .rar ke blog kami masing-masing. Sebagai mahasiswa pertanian Berikut materi Pengantar Ilmu Pertanian klik disini

Kamis, 24 November 2011

Perolehan Medali Sea Games XXVI

Perhelatan olahraga terakbar itu usai sudah. Obor raksasa SEA Games ke-26 yang selama 11-22 November terus menyala di Gelora Sriwijaya Kompleks Olahraga Jakabaring Palembang juga telah dipadamkan, selepas Wakil Presiden Boediono menutup secara resmi SEA Games 2011, Selasa malam.

Namun, kenangan akan germerlap pesta olehraga tentu akan begitu saja lekang dari benak atlet, ofisial, penonton dan masyarakat Palembang dan Jakarta.

Dengan menafikan kekurangan-kekurangan kecil di sana-sini, dua kota itu terbukti sukses menjadi tuan rumah SEA Games 2011. Padahal hari-hari menjelang pelaksanaan olahraga multicabang se-Asia Tenggara itu, sejumlah pihak sangat pesimistis bahwa SEA Games bakal bisa digelar dengan baik di Indonesia.

Kesemrawutan persiapan arena dan wisma atlet yang kerap diberitakan, nyatanya tak menjadi penghalang berarti. Indonesia bukan hanya sukses menyelenggarakan SEA Games, tapi juga sukses mengukir prestasi gemilang pada pesta olahraga terakbar se-Asia Tenggara itu.

Indonesia akhirnya tampil sebagai juara umum dengan mengumpulkan 182 medali emas, 151 perak dan 143. Capaian prestasi itu sekaligus juga menyudahi kemarau panjang juara umum yang sejak 1997 lepas dari Indonesia.



Berikut adalah hasil akhir perolehan medali Sea Games ke 26.

Rabu, 16 November 2011

Bulu Tangkis Beregu Putra - SEA Games 2011








Tim bulutangkis beregu putera Indonesia akhirnya berhasil meraih medali emas setelah mengalahkan tim bulutangkis beregu putera Malaysia dengan skor 3 - 1. Ini adalah emas pertama yang dipersembahkan Indonesia dalam cabang bulutangkis Sea Games ke 26.

Kemenangan pertama Indonesia di raih oleh pemain tunggal pertama Simon Santoso yang mengalahkan Daren Liew dalam 2 set langsung 22-20 dan 21-12 dalam pertandingan di Istora Senayan Jakarta Selasa sore.

Namun tim Malaysia berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah pasangan ganda terkuat mereka Wah Lim Khim, Goh Wei Shem berhasil mempencundangi ganda Indonesia Muhamad Ahsan, Bona Septano dengan 3 set, 21-18, 15-21 dan 25-23.



Pemain tunggal kedua Indonesia Tommy Sugiarto berhasil merubah kedudukan menjadi 2-1 untuk Indonesia setelah mengalahkan tunggal kedua Malaysia Latif Muhamad Arif dalam 2 set, 21-13 dan 21-17.

Partai ganda kedua menjadi peluang Indonesia untuk menuntaskan perlawanan Malaysia. Terbukti pasangan ganda terkuat Indonesia Markis Kido, Hendra Setiawan berhasil meredam kegigihan ganda kedua Malaysia Mak Hee Chun, Ong Soon Hock dalam 2 set, 21-10 dan 21-14. Hasil tersebut merubah kedudukan menjadi 3-1 untuk Indonesia dan sekaligus meraih medali emas.


Dengan hasil tersebut untuk sementara tim bulu tangkis Indonesia berhasil meraih 1 medali emas melalui tim beregu putera dan 1 medali perak melalui tim beregu putri dalam Sea Games ke 26.

Siaran Langsung           : RCTI
Hari / Tanggal              : Selasa / 15 November 2011
Pukul                          : 15.00 WIB


Sabtu, 01 Oktober 2011

Pantai Pasir Putih Situbondo

Pantai Pasir Putih SitubondoPDFCetakE-mail
Pantai Pasir Putih di Kabupaten Situbondo, Jawa  Timur, dikenal karena hamparan pasirnya yang putih. Tak hanya itu, morfologi pantai inipun terbilang unik. Topografinya yang melengkung menghadap ke laut dengan latar belakang hutan membentuk gugusan panorama yang sangat indah. Ke arah  utara, wisatawan dapat melihat luasnya laut utara Jawa dengan garis putih di  pinggir pantai. Di belakangnya, rimbunan hutan menyajikan kesejukan tersendiri.
Pasir Putih merupakan salah satu tujuan wisata  pantai andalan bagi Provinsi Jawa Timur. Hal ini karena letaknya yang  strategis, yaitu di pinggiran jalan utama Surabaya-Banyuwangi. Wisatawan yang  ingin menuju ke Bali (dari Surabaya), atau menuju Gunung Bromo (dari Banyuwangi),  biasanya mampir untuk beristirahat dan menyaksikan keindahan panorama yang  disuguhkan, terutama menikmati eloknya matahari terbenam (sunset).
Image 

Keistimewaan

Berbagai macam olahraga laut seperti berenang, menyelam, maupun berselancar dapat dilakukan di pantai ini. Jika enggan  berenang, pengunjung dapat menaiki perahu untuk berlayar dan menikmati pemandangan bawah laut. Beragam hiburan seperti konser musik dan bermacam lomba seperti lomba selancar, memancing, dan lomba perahu nelayan tradisional sering  diadakan untuk memuaskan para wisatawan.
Selain itu, pada bulan Oktober para nelayan  biasanya mengadakan upacara Petik Laut, yaitu melarung makanan, jajanan, dan  kepala lembu ke tengah laut sebagai upaya memohon berkah hasil laut dari Tuhan.  Pada upacara ini tak jarang diadakan pementasan musik ?Gandrung?, yaitu musik  tradisional yang populer di daerah Banyuwangi dan sekitarnya.

Lokasi

Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, Jawa  Timur

Akses

Jalur menuju Pantai Pasir Putih terbilang mudah  karena posisinya di pinggir jalan utama Surabaya-Banyuwangi. Arena wisata  pantai ini berjarak + 174 km dari Surabaya atau sekitar 4 jam perjalanan menggunakan bus (angkutan umum) dari terminal Bungurasih, Surabaya. Dari arah Situbondo,  Pasir Putih berjarak + 21 km atau setengah jam perjalanan dari Kota  Situbondo. Dari Ibu Kota Kabupaten ini, perjalanan menuju Pasir Putih dapat ditempuh dengan angkutan umum sepert bus dan minibus.

Harga Tiket

Tiap pengunjung dikenakan biaya tiket sebesar Rp  5.000 (Februari 2008).

Akomodasi dan Fasilitas Lainnya

Untuk pengunjung yang belum mahir berenang, di sekitar lokasi pantai terdapat banyak penyewaan ban-pelampung untuk  bermain-main di tengah laut. Wisatawan juga dapat menyewa perahu yang dilengkapi kota-kaca untuk menyaksikan pemandangan bawah laut. Pengelola wisata juga menyediakan fasilitas kamar mandi, musholla, dan beberapa tempat untuk beristirahat berupa bangku beton yang biasanya dekat dengan para penjaja makanan.
Di tempat ini juga tersedia kios-kios yang menjual souvenir seperti replika perahu serta hiasan dan aksesoris dari kerang. Bagi yang ingin menginap, di sekitar lokasi terdapat penginapan berupa hotel, motel, dan losmen. Tetapi kalau ingin berkemah, ada juga area khusus untuk  berkemah.

Bromo

Dingin, begitulah yang akan Anda rasakan saat pertama kali Anda keluar dari mobil. Suhu disini mencapai 10 derajat bahkan sampai 0 derajat Celsius saat menjelang pagi. Maka, Anda hendaknya mempersiapkan pakaian dingin, topi kupluk, sarung tangan, kaos kaki, syal untuk mengatasinya. Tapi, bila Anda melupakan perlengkapan tersebut, ada banyak penjaja keliling yang menawarkan dagangannya berupa topi, sarung tangan, atau syal.

Pemandangan dari Gunung Pananjakan Bromo

Melihat Matahari Terbit Bromo dari Pananjakan

Pengunjung biasa mengunjungi kawasan ini sejak dini hari dengan tujuan melihat terbitnya matahari. Untuk melihatnya, Anda harus menaiki Gunung Pananjakan yang merupakan gunung tertinggi di kawasan ini. Medan yang harus dilalui untuk menuju Gunung Pananjakan merupakan medan yang berat. Untuk menuju kaki Gunung Pananjakan, Anda harus melalui daerah yang menyerupai gurun yang dapat membuat Anda tersesat. Saat harus menaiki Gunung Pananjakan, jalan yang sempit dan banyak tikungan tajam tentu membutuhkan ketrampilan menyetir yang tinggi. Untuk itu, banyak pengunjung yang memilih menyewa mobil hardtop (sejenis mobil jeep) yang dikemudikan oleh masyarakat sekitar. Masyarakat sekitar berasal dari suku Tengger yang ramah dengan para pengunjung.
Sampai diatas, ada banyak toko yang menyediakan kopi atau teh hangat dan api unggun untuk menghangatkan tubuh sambil menunggu waktu tebitnya matahari. Ada pula toko yang menyewakan pakaian hangat. Menyaksikan terbitnya matahari memang merupakan peristiwa yang menarik. Buktinya, para pengunjung rela menunggu sejak pukul 5 pagi menghadap sebelah timur agar tidak kehilangan moment ini. Anda pun tidak selalu bisa melihat peristiwa ini, karena bila langit berawan, kemunculan matahari ini tidak terlihat secara jelas. Namun, saat langit cerah, Anda dapat melihat bulatan matahari yang pertama-tama hanya sekecil pentul korek api, perlahan-lahan membesar dan akhirnya membentuk bulatan utuh dan memberi penerangan sehingga kita dapat melihat pemandangan gunung-gunung yang ada di kawasan ini. Antara lain, Gunung Bromo, Gunung Batok, atau Gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa.

Tangga Menuju Kawah Bromo

Kawah dan Lautan Pasir Bromo

Selesai menyaksikan matahari terbit, Anda dapat kembali menuruni Gunung Pananjakan dan menuju Gunung Bromo. Sinar matahari dapat membuat Anda melihat pemandangan sekitar. Ternyata Anda melewati lautan pasir yang luasnya mencapai 10 km². Daerah yang gersang yang dipenuhi pasir dan hanya ditumbuhi sedikit rumput-rumputan yang mengering. Tiupan angin, membuat pasir berterbangan dan dapat menyulitkan Anda bernafas.
Untuk mencapai kaki Gunung Bromo, Anda tidak dapat menggunakan kendaraan. Sebaliknya, Anda harus menyewa kuda dengan harga Rp 70.000,- atau bila Anda merasa kuat, Anda dapat memilih berjalan kaki. Tapi, patut diperhatikan bahwa berjalan kaki bukanlah hal yang mudah, karena sinar matahari yang terik, jarak yang jauh, debu yang berterbangan dapat membuat perjalanan semakin berat.
Sekarang, Anda harus menaiki anak tangga yang jumlahnya mencapai 250 anak tangga untuk dapat melihat kawah Gunung Bromo. Sesampainya di puncak Bromo yang tingginya 2.392 m dari permukaan laut, Anda dapat melihat kawah Gunung Bromo yang mengeluarkan asap. Anda juga dapat melayangkan pandangan Anda kebawah, dan terlihatlah lautan pasir dengan pura di tengah-tengahnya. Benar-benar pemandangan yang sangat langka dan luar biasa yang dapat kita nikmati.